Pakaian Muslimin
Pakaian Wanita
Siapa yang merasa wanita? ^_^
Seorang wanita dinilai berbusana baik dan serasi kalau ia senantiasa mengenakan pakaian yang cocok dengan usia dan kepribadiannya. Pegangan utama yang perlu diperhatikan dalam berbusana adalah tidak perlu berlebihan dan lebih baik berbusana sederhana yang menutupi aurat.
Dalam surat An – Nur ayat 31 dan surat Al – Ahzab ayat 59 sudah diterangkan dan silakan menerapkannya. ^_^
Sesungguhnya seorang wanita apabila sudah sampai masa baligh (puber) tidaklah boleh memperlihatkan tubuhnya, kecuali muka dan dua tangannya.
(HR. Abu Daud)
Pakaian Pria
Ilmu fiqih menegaskan bahwa aurat laki – laki adalah diantara pusar sampai lutut sehingga pakaian pria tidak sama dengan pakaian wanita dalam menutupi auratnya.
Dalam surat An – Nur ayat 30 sudah diterangkan, silakan baca dan menerapkannya … ^_^
Bahasan Kedua adalah Berhias
Semua makhluk, khususnya manusia pasti senang berhias dan memakai perhiasan. Akan tetapi, hendaknya harus selalu diingat untuk tidka memakai perhiasan yang berlebihan sehingga tidak mengundang orang jahat untuk melakukan perbuatan – perbuatan yang tidak kita inginkan, seperti penodongan, penjambretan, perampokan, dan lain – lain. Selanjutnya, para wanita juga diperingatkan agar tidka berhias dan bergaya seperti halnya apa yang dilakukan di zaman jahiliyah … oke …???
Bahasan Ketiga adalah Adab dalam Perjalanan
Hampir setiap hari atau bahkan setiap hari kita keluar dari rumah untuk bekerja, sekolah, ke pasar atau berwisata. Islam sebagai ajaran universal juga mengajarkan tata krama atau sopan santun di dalam perjalanan atau bepergian. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa bepergian itu sebagian daripada siksa.
Bepergian itu sebagian dari siksa karena dalam bepergian itu seseorang mencegah makan, minum dan tidur karenanya bila sudah cukup keperluannya cepat – cepat pulang bersama keluarganya.
(HR. Bukhari)
Siapa yang merasa wanita? ^_^
Seorang wanita dinilai berbusana baik dan serasi kalau ia senantiasa mengenakan pakaian yang cocok dengan usia dan kepribadiannya. Pegangan utama yang perlu diperhatikan dalam berbusana adalah tidak perlu berlebihan dan lebih baik berbusana sederhana yang menutupi aurat.
Dalam surat An – Nur ayat 31 dan surat Al – Ahzab ayat 59 sudah diterangkan dan silakan menerapkannya. ^_^
Sesungguhnya seorang wanita apabila sudah sampai masa baligh (puber) tidaklah boleh memperlihatkan tubuhnya, kecuali muka dan dua tangannya.
(HR. Abu Daud)
Pakaian Pria
Ilmu fiqih menegaskan bahwa aurat laki – laki adalah diantara pusar sampai lutut sehingga pakaian pria tidak sama dengan pakaian wanita dalam menutupi auratnya.
Dalam surat An – Nur ayat 30 sudah diterangkan, silakan baca dan menerapkannya … ^_^
Bahasan Kedua adalah Berhias
Semua makhluk, khususnya manusia pasti senang berhias dan memakai perhiasan. Akan tetapi, hendaknya harus selalu diingat untuk tidka memakai perhiasan yang berlebihan sehingga tidak mengundang orang jahat untuk melakukan perbuatan – perbuatan yang tidak kita inginkan, seperti penodongan, penjambretan, perampokan, dan lain – lain. Selanjutnya, para wanita juga diperingatkan agar tidka berhias dan bergaya seperti halnya apa yang dilakukan di zaman jahiliyah … oke …???
Bahasan Ketiga adalah Adab dalam Perjalanan
Hampir setiap hari atau bahkan setiap hari kita keluar dari rumah untuk bekerja, sekolah, ke pasar atau berwisata. Islam sebagai ajaran universal juga mengajarkan tata krama atau sopan santun di dalam perjalanan atau bepergian. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa bepergian itu sebagian daripada siksa.
Bepergian itu sebagian dari siksa karena dalam bepergian itu seseorang mencegah makan, minum dan tidur karenanya bila sudah cukup keperluannya cepat – cepat pulang bersama keluarganya.
(HR. Bukhari)
0 komentar: